Header Ads

Women Series UKM-PA UMPAL Eksplorasi Gua Karst Kaloy, Aceh Tamiang

Aceh Tamiang - Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (UKM-PA) Universitas Malikussaleh kembali menunjukkan eksistensinya melalui kegiatan tahunan Women Series dengan agenda eksplorasi Gua Karst Kaloy di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 09 hingga 12 Oktober 2025, dan diikuti oleh lima anggota perempuan UKM-PA UMPAL.
Dok: Rombongan Tim UKM PA-UMPAL 

Kelima peserta tersebut ialah Handayana (Leader), Wirzatul Jannah (Navigator), Awikta Marafalajuna (Medis), Raidah Ufariah (Logistik), dan Yakin Malem (Master Point). Masing-masing berperan penting dalam menjaga kelancaran, keselamatan, serta kesuksesan ekspedisi ini.

Perjalanan menuju kawasan Gua Kaloy bukanlah hal yang sederhana. Tim harus menempuh jalur yang berat dan ekstrem, melewati sungai berarus deras, menyeberangi bebatuan licin, serta menerobos hutan tropis dengan vegetasi rapat dan tinggi menjulang. Di sepanjang perjalanan, para peserta juga harus menghadapi gigitan pacet yang menjadi ciri khas medan karst tropis di Aceh.

Dok: Rombongan Tim UKM PA-UMPAL 

Namun segala tantangan tersebut terbayar lunas saat tim tiba di lokasi. Gua Kaloy yang terletak di tengah hutan lebat memperlihatkan pesona geologi yang memukau, dengan formasi stalaktit dan stalagmit alami yang menghiasi bagian dalam gua. Walaupun tidak tergolong gua bawah tanah, Kaloy tetap menjadi salah satu bentang alam karst yang menyimpan nilai ekologis, geologis, dan ilmiah yang tinggi.

Kawasan karst di Kaloy berperan penting sebagai daerah tangkapan air (recharge area) serta menjadi habitat bagi beragam flora dan fauna khas ekosistem karst. Selain itu, potensi kawasan ini juga sangat besar untuk dikembangkan menjadi lokasi penelitian geologi, pendidikan lingkungan, dan destinasi ekowisata berbasis konservasi.

Namun, di balik keindahan dan potensinya, tim juga menemukan adanya permasalahan lingkungan yang cukup memprihatinkan, seperti aktivitas penebangan liar di sekitar kawasan hutan karst. Aktivitas ini berpotensi merusak keseimbangan ekosistem dan menurunkan kualitas lingkungan di sekitar Kaloy.

“Melalui Women Series ini, kami ingin membuktikan bahwa perempuan juga bisa berada di garis terdepan dalam kegiatan eksplorasi, penelitian, dan pelestarian alam,” ujar Handayana, selaku Leader kegiatan.

Menurutnya, pengalaman ini bukan hanya sekadar perjalanan menembus hutan, tetapi juga menjadi bentuk pembelajaran dan pembuktian bahwa semangat konservasi tidak mengenal gender.

Kegiatan Women Series: Eksplorasi Gua Karst Kaloy menjadi wujud nyata komitmen UKM-PA UMPAL Universitas Malikussaleh dalam menumbuhkan semangat ilmiah, solidaritas, dan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Selain memperluas wawasan para anggotanya, kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak perempuan muda untuk berani menjelajah, meneliti, dan ikut serta menjaga kelestarian alam Indonesia.


1 komentar: