Header Ads

Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (IMSU) Mendesak Pemprov Sumatera Utara Turun Tangan Bantu Mahasiswa Sumut Korban Banjir Di Aceh

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada mahasiswa asal Sumatera Utara yang sedang merantau dan menempuh pendidikan di Lhokseumawe, aceh utara dan dan sekitarnya

Banyak dari mereka tinggal di kos yang tergenang air, kehilangan barang-barang penting, kekurangan bahan pangan, pakaian dan alat tulis untuk berkuliah. Dalam kondisi jauh dari keluarga, para mahasiswa ini menghadapi situasi yang penuh tekanan dan membutuhkan perhatian serius.

Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (IMSU) menilai bahwa kondisi ini tidak boleh diabaikan. Mahasiswa sebagai generasi penerus daerah membutuhkan dukungan penuh, terutama ketika berada dalam situasi darurat. IMSU memandang penting adanya langkah cepat dan langsung dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan mahasiswa terdampak dapat terpenuhi.

Sebagai dosen dan pembina IMSU, Romi asmara SH, M.Hum, saya ingin mengingatkan kepada pemerintah bahwa Mahasiswa Sumut yang sedang menuntut ilmu di luar daerah, termasuk yang kini terdampak bencana banjir di Lhokseumawe Aceh utara, adalah aset penting bagi masa depan pembangunan daerah. Mereka bukan hanya pelajar, tetapi calon tenaga profesional dan pemimpin yang kelak kembali membawa ilmu, pengalaman, dan kontribusi nyata untuk Sumatera Utara.

Jangan sampai pemerintah hanya hadir ketika bangga dengan prestasi mahasiswa, tapi hilang ketika mahasiswa butuh pertolongan. Membantu mereka sekarang bukan pilihan, itu kewajiban.

Ketua Umum IMSU, Mas Ivan Alfaris Gea, menyampaikan: “Mahasiswa Sumatera Utara yang sedang merantau bukan hanya membawa nama daerah, tetapi mereka juga sedang memperjuangkan masa depan dirinya dan tanah kelahirannya. Saat banjir melanda dan mereka terdampak, mereka tidak boleh dibiarkan menghadapi semuanya sendirian.”

Wakil ketua umum IMSU, Rifky Dalimunthe menambahkan pernyataan: “Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang lalai terhadap keselamatan dan keberlangsungan hidup mahasiswa terdampak bencana alam yang berasal dari Sumatera Utara yang berkuliah di Provinsi Aceh terutama di Lhokseumawe dan Aceh Utara”

“Kami mendesak Pemprov Sumut untuk segera turun tangan, memastikan mereka mendapatkan bantuan yang layak, baik dari sisi logistik maupun kebutuhan pendukung lainnya. Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak daerah yang sedang berjuang di tanah rantau.”

“Ini saatnya pemerintah tidak hanya melihat, tetapi hadir dan bergerak. IMSU siap berkoordinasi, dan menjadi jembatan untuk bantuan yang diberikan. Mahasiswa Sumut harus merasa bahwa daerahnya tidak pernah meninggalkan mereka.”

Tidak ada komentar